Sabtu, 18 Januari 2014

Tugas Pemograman Kriptografi

Pemograman Kriptografi

Berikut ini adalah designya dan cara-cara penyelesaiannya

1. Tampilan dari menu utama
Berikut designya :



Dan berikut ini adalah cara memanggil form-form yang akan di tampilkan dari menu utama :

Public Class Form1

Private Sub PEMOGRAMANKRIPTOGRAFIToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles PEMOGRAMANKRIPTOGRAFIToolStripMenuItem.Click
Form2.MdiParent = Me
Form2.Show()
End Sub

Private Sub PEMOGRAMANKRIPTOGRAFIToolStripMenuItem1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles PEMOGRAMANKRIPTOGRAFIToolStripMenuItem1.Click
Form3.MdiParent = Me
Form3.Show()
End Sub

Private Sub KRIPTOGRAFIToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles KRIPTOGRAFIToolStripMenuItem.Click
Form4.MdiParent = Me
Form4.Show()
End Sub

Private Sub KRIPTOGRAFIVEGENERIToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles KRIPTOGRAFIVEGENERIToolStripMenuItem.Click
Form5.MdiParent = Me
Form5.Show()
End Sub

End Class

hasilnya :





2.Tampilan pemograman kriptografi caesar chiper
Berikut designya :




Cara penyelesaianya:

Public Class Form2

Private Sub enkripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles enkripsi.Click
Dim x As String = ""
Dim xkalimat As String = ""
For i = 1 To Len(plaintext.Text)
x = Mid(plaintext.Text, i, i)
x = Chr(Asc(x) + 3)
xkalimat = xkalimat + x
Next
chipertext.Text = xkalimat
End Sub

Private Sub deskripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles deskripsi.Click
Dim x As String = ""
Dim xkalimat As String = ""
For i = 1 To Len(plaintext.Text)
x = Mid(plaintext.Text, i, i)
x = Chr(Asc(x) + 3)
xkalimat = xkalimat + x
Next
plaintext.Text = xkalimat
End Sub

Private Sub keluar_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles keluar.Click
Dim riko As Integer
riko = MsgBox("anda mau keluar ?", MsgBoxStyle.YesNo)
If riko = MsgBoxResult.Yes Then
Me.Close()
End If
End Sub

Private Sub hapus_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles hapus.Click
plaintext.Text = ""
chipertext.Text = ""
End Sub

Private Sub kkkriptogrfi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles kkkriptogrfi.Click
Me.Hide()
kkkriptogrfi.Show()
End Sub
End Class

hasilnya :




3.Tampilan pemograman kriptografi Gronsfeld
Berikut designya :



Cara penyelesaianya:

Public Class Form3

Private Sub Form3_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
Plaintext.Text = ""
kunci.Text = ""
chipertext.Text = "'"
End Sub

Private Sub enkripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles enkripsi.Click
Dim j As Integer
Dim jum As Integer
Dim skey As String
Dim nkata As Integer
Dim nkunci As Integer
Dim skata As String
Dim splain As String = ""
Dim nEnc As Integer
j = 0
skata = Plaintext.Text
jum = Len(skata)
skey = kunci.Text
For i = 1 To jum
If j = Len(skey) Then
j = 1
Else
j = j + 1
End If
nkata = Asc(Mid(skata, i, 1)) - 65
nkunci = Asc(Mid(skey, j, 1)) - 65
nEnc = ((nkata + nkunci) Mod 26)
splain = splain & Chr((nEnc))


Next i
chipertext.Text = splain
End Sub

Private Sub kunci_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles kunci.KeyPress
e.KeyChar = UCase(e.KeyChar)
Dim tombol As Integer = Asc(e.KeyChar)
If Not (((tombol >= 65) And (tombol <= 90)) Or (tombol = 8)) Then
e.Handled = True
End If
End Sub

Private Sub Plaintext_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles Plaintext.KeyPress
e.KeyChar = UCase(e.KeyChar)
Dim tombol As Integer = Asc(e.KeyChar)
If Not (((tombol >= 65) And (tombol <= 90)) Or (tombol = 8)) Then
e.Handled = True
End If
End Sub

End Class

Hasilnya :



4.Tampilan pemograman kriptografi Gronsfeld
Berikut designya :



Cara penyelesaianya:

Public Class Form4

Private Sub Form4_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load

plaintext.Text = ""
chipertext.Text = ""

End Sub

Private Sub enkripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles enkripsi.Click
Dim j As Integer
Dim jum As Integer
Dim skey As String
Dim nkata As Integer
Dim nkunci As Integer
Dim skata As String
Dim splain As String
Dim nEnc As Integer
j = 0
jum = Len(Text)
splain = ""
skey = kunci.Text
skata = Text
For i = 1 To jum
If j = Len(skey) Then
j = 1
Else
j = j + 1
End If
nkata = Asc(Mid(skata, i, 1)) - 65
nkunci = Asc(Mid(skey, j, 1))
nEnc = (nkata + nkunci) Mod 26
splain = splain & Chr((nEnc) + 65)

Next i
chipertext.Text = splain

End Sub

End Class

Hasilnya:



5.Tampilan pemograman kriptografi Gronsfeld
 Berikut designya :



Cara penyelesaianya:
Public Class Form5

Private Sub Form5_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
plaintext.Text = ""
kunci.Text = ""
chipertext.Text = ""
End Sub

Private Sub enkripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles enkripsi.Click
Dim j As Integer
Dim jum As Integer
Dim skey As String
Dim nkata As Integer
Dim nkunci As Integer
Dim skata As String
Dim splain As String
Dim nEnc As Integer
j = 0
jum = Len(Text)
splain = ""
skey = kunci.Text
skata = Text
For i = 1 To jum
If j = Len(skey) Then
j = 1
Else
j = j + 1
End If
nkata = Asc(Mid(skata, i, 1))
nkunci = Asc(Mid(skey, j, 1))
nEnc = ((nkata + nkunci) Mod 256)
splain = splain & Chr((nEnc))

Next i
chipertext.Text = splain
End Sub

End Class

Hasilnya :





Demikianlah hasil kriptografi beserta penyelesaiannya.

Jumat, 10 Januari 2014

Media Transmisi Jaringan Komputer


Media Transmisi Jaringan Komputer


A. Media Transmisi menggunakan Kabel (Wired Network)
Hampir  semua  jaringan  komputer  yang  ada  saat  ini  menggunakan  kabel sebagai  media transmisi.  Media  transmisi ini  memiliki  keterbatasan  jangkauan  dan tidak efisien karena banyak memakai tempat untuk jaringan kabel. Jaringan kabel ini  biasanya  digunakan  dalam  area  lokal,  misalnya  dalam  satu  gedung  atau antargedung  dalam  satu  lembaga  pendidikan.  Bila  sumber  data  dan  penerima memiliki  jarak  yang  tidak  terlalu  jauh,  kabel  memang  dapat  digunakan  sebagai media  transmisi.  Kabel  yang  sering  digunakan  sebagai media transmisi antara  lain  sebagai  berikut.

1. Twisted Pair
Kabel  twisted  pair ini  sudah  banyak  dikenal karena  merupakan  kabel  yang  biasa digunakan dalam saluran telepon. Terdiri  dari  dua  jenis,  yaitu  Shielded  Twisted Pair(STP) dan  Unshielded Twisted Pair(UTP). Kelebihan media transmisi  ini adalah  selain  harganya murah,  juga  mudah  dalam  membangun instalasi.  Kekurangan dari media transmisi ini  adalah memiliki  kecepatan  yang  terbatas hingga 1 Gbps dan mudah terpengaruh noise.


http://artikeljaringankomputer.com/wp-content/uploads/2013/09/Twisted-Pair.jpg

2. Coaxial
Kabel  ini  berisi  kawat  tembaga  yang  kaku dan keras sebagai intinya, dan sekelilingnya dilapisi  bahan  penyekat.  Kabel  ini terdiri  dari  dua  jenis,  yaitu  Coaxial Broadband (kabel 75 ohm)  yang  digunakan untuk  media transmisi  analog  dan  Coaxial Baseband (kabel 50 ohm) yang digunakan untuk  media transmisi  digital.  Kelebihan  media transmisi  ini adalah  selain  harganya  relatif  murah,  juga tidak  terganggu  oleh  noise.  Kemampuan jarak  jangkaunya  mencapai  200  meter dengan  kecepatan  10  Mbps.
Media Transmisi Kabel Coaxial





3. Serat Optik (Fibre Optic)
Kabel  serat  optik  memiliki  ukuran  kecil, mempunyai  tiga  komponen  utama,  yaitu media  transmisi,  sumber  cahaya, dan detektor. Memiliki jarak jangkauan mencapai  2  km  dengan  kecepatan  tinggi 100  Mbps.  Kelebihan media transmisi ini memiliki kecepatan  tinggi  dan tidak  terganggu noise. kekurangan media transmisi ini adalah masih termasuk kabel yang mahal.
Media Transmisi Kabel Serat Optik
B. Media Transmisi tanpa Kabel (Wireless Network)

Media  transmisi  tanpa  kabel  merupakan  komunikasi  data  dalam  jaringan komputer  yang  tidak  memanfaatkan  kabel  sebagai  media  transmisi,  melainkan berupa  gelombang  elektromagnetik.  Jaringan  tanpa  kabel  ini  memberikan keunggulan  kepada  pemakai  untuk  dapat  mengakses  setiap  saat  di  mana  pun berada.  Sedangkan  kekurangan media transmisi ini  adalah  kemampuan  transfer  data  lebih  kecil dibandingkan  dengan  jaringan  kabel.  Pada  media  transmisi  ini,  masih  sering terjadi gangguan sehingga memungkinkan terjadinya kehilangan data. Jika sumber data  dan  penerima  data  jaraknya  cukup  jauh  atau  medannya  sulit,  maka  dapat digunakan  media  transmisi  radiasi  elektromagnetik  yang  dipancarkan  melalui udara  terbuka berupa:
1. Gelombang Mikro (Microwave)
Gelombang mikro merupakan hubungan  dengan  menggunakan  media  transmisi radio  gelombang  pendek, panjang gelombangnya  hanya  dalam  satuan  sentimeter  saja.  Transmisi  gelombang mikro  memiliki  jangkauan  yang  pendek,  sehingga  jika  digunakan  dalam hubungan  jarak  jauh,  diperlukan  banyak  stasiun  repeater  (pengulang).
2. Sistem Satelit
Sinyal  yang  dikirim  media transmisi stasiun  gelombang  mikro  di  bumi  diterima  oleh  satelit yang  berada  di  luar  angkasa kemudian dikirimkan  kembali  ke  stasiun  gelombang  mikro  di  belahan  bumi  lainnya.
3. Gelombang  Radio  untuk  Seluler
Media transmisi sistem telekomunikasi bergerak dengan sistem seluler digital, ada dua macam, yaitu  GSM  non-seluler  yang  memiliki  cakupan  daerah  cukup  luas  dengan dilengkapi  antena  sebagai  pemancar  dan  penguat  sinyal  serta  GSM  seluler yang  dilengkapi  sebuah  sistem  tower  pengirim  dan  penerima  yang  disebut Base  Transceiver  Station (BTS).
4. Sinar Infra Merah
Sinar  infra  merah  merupakan  salah  satu  contoh  media  transmisi  jarak  dekat. Teknologi  ini  memiliki  sifat  line  of  sight,  sehingga  jika  terhalang,  maka  aliran data  dan  informasi  akan  terhenti,  serta  mudah  terinterferensi  oleh  sinar
matahari.  Teknologi  sinar  infra  merah  biasanya  dipakai  untuk  komunikasi skala  kecil,  terutama  untuk  jaringan  komputer  lokal  dalam  satu  ruang.  Media transmisi ini  banyak  digunakan  dalam  penelitian  untuk  melakukan  uji  coba  perangkat wireless, misalnya remote  control televisi.
5. Sistem Sinar Laser
Teknologi  ini  hampir  sama  dengan  sinar  infra  merah,  yaitu  memiliki  sifat line  of  sight, mampu  membawa  data  atau  sinyal.  Data  yang dikirimkan  melalui  sinar  laser  ternyata  jauh  lebih  besar  daripada  gelombang radio,  microwave,  dan  peralatan  elektrik  lainnya.  Teknologi  ini  digunakan untuk  media transmisi  jarak  jauh.











 

utorial Cara Memperbaiki Motherboard Komputer / Laptop Rusak dgn Gejala Tombol Power Tidak Berfungsi



     
Motherboard ini adalah bagian interior komputer yang pada dasarnya otak utama laptop. Meskipun motherboard laptop rusak mungkin tampak seperti sia-sia untuk di perbaiki, tapi ada cara untuk memperbaiki motherboard tanpa perlu membayar profesional ratusan ribu rupiah untuk memperbaiki mereka. Salah satu tanda yang paling yakin bahwa motherboard kebutuhan perbaikan jika tombol power pada laptop ditekan, tetapi tetap saja tidak mau menyala atau tak ada perubahan. nah mari kita cek dan ikuti langkah-langkah berikut ini.

Langkah-Langkah Cara Memperbaiki Motherboard Komputer / Laptop Mati Total :

1. Matikan Laptop dan Pastikan sudah ditutup. Bahkan jika laptop dimatikan, pastikan bahwa kabel listrik juga dicabut dari laptop.

2. Lepaskan panel samping. Panel samping yang sering dipakai di tempat dengan beberapa sekrup. Cukup buka sekrup dan tarik kuat pada panel luar untuk menghapusnya.

3. Sentuh sepotong logam di tempat lain selain komputer. Motherboard sangat rentan terhadap listrik statis. Segala jenis shock statis dapat membuat kerusakan motherboard bahkan lebih serius. Pastikan Anda tidak memiliki statis pada Anda sebelum Anda mulai bekerja pada interior komputer.

4. Cari steker besar yang menghubungkan motherboard dengan power supply unit. Sumbat ini sulit untuk dilewatkan. Ini mungkin memiliki 20 atau 24 pin. Ringan menariknya dan kemudian mendorong kembali steker ke tempat hanya untuk memastikan koneksi ketat.

5. Periksa colokan lain untuk memastikan mereka juga ketat. Plug longgar bisa menghambat jumlah daya motherboard menerima. Juga periksa untuk melihat bagaimana RAM tongkat telah disisipkan. Tongkat harus pas dihubungkan dengan sedikit atau tanpa gerak. Jika ada menggoyangkan, pastikan tab yang diikat.

6. Tempatkan panel samping kembali pada tempatnya, dan kencangkan dengan sekrup. Pasang laptop dan tekan tombol power. Ada kesempatan baik bahwa motherboard Anda sekarang akan berfungsi dengan baik dan tombol power akan bekerja.